Sunday, March 29, 2015

Batik Cirebon - Bupati Yusran Perkenalkan Batik Khas Penajam

Batik Cirebon - Bupati Penajam Paser Utara (PPU), Kalimantan Timur, Yusran Aspar memperkenalkan kain batik khas Penajam. Bersama istrinya, Ny Rustini Yusran, bupati menjelaskan mengenai corak kain batik tersebut.

Yusran mengaku kain batik ini sebagian motif merupakan idenya. "Bukan sih saya yang desain. Hanya memberikan ide-ide dalam motif kain batik ini," kata Yusran saat menjamu wartawan di kediamannya Jalan H Habbe, Kilometer 8, Kelurahan Nipah-nipah, Kamis (26/3/2015).

Batik Cirebon - Motif kain batik katanya, selain rusa menjadi ciri khas Penajam, juga ada rotan. Karena rotan pernah terkenal Penajam dan Paser menjadi sentra rotan di Kaltim bahkan Indonesia.

"Ada juga bunga yang menyimbolkan bahwa PPU sedang berkembang," ucapnya.

Meski kain batik yang diperkenalkan dominasi warna kuning dan ungu, namun Yusran tetap memberikan kebebasan kepada siapapun untuk melakukan inovasi yang penting ciri khas rusa tidak hilang.

"Terserah mau warna apa yang penting gambar rusa jangan sampai hilang, karena itu menjadi ciri khas penajam," tandasnya.( Batik Cirebon )

Saturday, March 28, 2015

Batik Cirebon - Batu Akik Motif Batik Banyak Di Incar

Batik Cirebon
Inilah Penampakan Batu Akik Motif Batik Asli Rohul
Batik Cirebon - Batu akik bermotif Batik Suligi yang punya motif lebih spesifik dan menarik telah menjadi batu khas asal Kabupaten Rokan Hulu (Rohul). Batu ini kini banyak diburu para kolektor batu cincin dari berbagai di Indonesia.

"Batu akik motif Batik ini sementara waktu hanya ada di Rokan Hulu, belum ditemukan di daerah lain," kata Kepala Dinas Pertambangan dan Energi (Distamben) Kabupaten Rohul, Yusmar Yusuf, Kamis (12/3/15).

Yusmar memperkiraan potensi batu akik motif Batik banyak ditemukan di Kawasan Hutan Dengan Tujuan Khusus (KHDTK) Bukit Suligi, di Kecamatan Tandun dan Kecamatan Rokan IV Koto.

"Kita bangga punya batu akik khas yang bermotifkan Batik. Sebab setiap orang beda selera motifnya. Batu ini bisa dipakai serasi dengan pakaian yang dipakainya, baik sebagai batu cincin atau aksesoris lain," ujarnya.

Batik Cirebon - Yusmar mengungkapkan ada kelebihan dari batu akik motif Batik, salah satunya kaya warna, seperti merah, merah muda, biru, putih, hijau, dan warna lainnya. Batu jenis ini sudah beberapa kalinya menang kontes.

"Batu motif ini disebut Batik karena memang mirip kain batik," jelas Yusmar, mantan Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Rohul, Riau.
Selain batu akik motif Batik, batu akik motif Blue Rokan dan Solar Rokan lebih dulu mendunia. Blue Rokan dan Solar Rokan sudah beberapa kalinya menang kontes batu akik di beberapa daerah.( Batik Cirebon )

Friday, March 27, 2015

Batik Cirebon - Menteri Koperasi dan UKM Kagumi Batik Andalan RAPP

Batik Cirebon - Usaha PT RAPP memberdayakan ekonomi kreatif memperoleh selalu memperoleh animo positif. Meneteri Koperasi serta UKM kagumi batik andalan RAPP.

Menteri Koperasi serta Usaha Kecil Menengah (UKM), Anak Agung Gede Ngurah Puspayoga, menyempatkan diri berkunjung ke PT Riau Andalan Pulp And Paper (RAPP) di Pangkalan Kerinci, Pelalawan, Riau, Rabu (25/3) di sela-sela kunjungan kerjanya ke Kabupaten Pelalawan, Riau. Dalam kunjungan secara singkat ini, Puspayoga yang didampingi oleh Bupati Pelalawan, HM Harris itu, disambut oleh Deputi Direktur Operasional PT RAPP, Mhd. Ali Shabri, serta Direktur RAPP, Mulia Nauli.

Puspayoga yang terlihat kenakan batik berwarna coklat itu juga di ajak berkeliling melihat-lihat ruang RGE Technology Centre (RTC) untuk memperkenalkan sistem pembuatan kertas oleh RAPP. Puspayoga juga terlihat ketertarikan dengarkan penjelasan dari Host (Pemandu) RTC. Selesai berkeliling, Puspayoga meneruskan tour ke ruang pameran batik Bono yang di gelar oleh Rumah Batik Andalan RAPP. Batik bono jadi salah satu batik andalan yang di produksi oleh Rumah Batik Andalan binaan program Pemberdayaan Orang-orang atau Community Development (CD) RAPP.

Batik Cirebon - Ali Shabri juga menuturkan bahwa Batik Bono sebagai andalan itu telah banyak dipesan dari pihak Pemerintah Provinsi Riau serta jadi salah satu motif batik yang banyak disenangi oleh orang-orang.

"Ini motif Batik Bono, Pak. Andalan kita juga disini, di Rumah Batik Andalan, " tutur Ali.

Langkah melestarikan budaya membatik oleh RAPP ini lalu diapresasi oleh Menteri Puspayoga. Diakuinya tertarik dengan batik-batik yang di produksi oleh Rumah Batik Andalan. " Kelak saya ingin lihat batik ini lagi, " komentarnya singkat.

Batik Cirebon - Kunjungan singkat yang seputar 30 menit ini, disudahi dengan penanaman pohon Eucalyptus di halaman depan gedung RTC. Puspayoga berbarengan deretan manajemen, Jelo Singh, beserta Mhd. Ali Sabri juga kompak menyimpan benih Eucalyptus.

"Wah ini tanam pohon. Saya telah umum nih tanam pohon. Ini di beri pupuk gini kan, " katanya sambil tertawa renyah serta tunjukkan kemahirannya menabur pupuk.

Menteri Puspayoga juga direncanakan bakal menginap di Hotel Unigraha RAPP sepanjang kunjungan kerjanya di Kabupaten Pelalawan. Ia juga diagendakan bakal bersua beberapa petinggi daerah selesai bertandang ke RAPP. Pada awal mulanya, salah satu Menteri Kabinet Kerja, yaitu Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara serta Reformasi Birokrasi (PAN-RB), Yuddy Chrisnandi juga sudah menyempatkan diri di sela-sela kunjungan kerja dianya berkunjung ke RAPP sekian waktu lalu. ( Batik Cirebon )

Thursday, March 26, 2015

Batik Cirebon - Batik Jambekusuma Raih Juara

Batik Cirebon - Kompetisi UKM Kendal 2015 yang diselenggarakan BPR BKK Kendal bekerja sama dengan Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) Kendal, menobatkan Sanggar Batik Jambekusuma di Desa Jambearum, Kecamatan Patebon, sebagai pemenangnya.

Paguyuban dengan jumlah anggota 15 orang tersebut, mampu menyisihkan 10 finalis UKM lainnya, yang juga sangat berpengaruh untuk perekonomian di Kabupaten Kendal. Sementara itu, Bilqis Accessoris harus puas berada di peringkat kedua, diikuti Glow Lamp pada peringkat ketiga.

Dirut BPR BKK Kendal, Ahmad Mundolin, mengungkapkan, selain lomba UKM Kendal 2015 ini, dalam rangka memperingati HUT Merger ke-8 BPR BKK Kendal, pihaknya juga telah menggelar bakti sosial, berupa pemberian santunan kepada anak-anak yatim piatu.

Batik Cirebon - Santuan tersebut diberikan kepada tiga panti asuhan, yakni PA Darul Hadlonah Muslimat NU, PA Ning Amariyah Suparjo PKU Muhammadiyah, dan PA Hidayatullah Al Furqon. “Selain kegiatan itu, kami juga memberikan bantuan lima gerobak sampah kepada lima pasar tradisional di Kendal,” ungkapnya.

Pada kesempatan lain, Ketua Hipmi Kendal, Nanang Husni Faruk, mengatakan, kompetensi UKM Kendal 2015 merupakan kegiatan yang diselenggarakan BPR BKK Kendal, sebagai bagian dari apresiasi yang cukup tinggi, kepada para pelaku UKM yang telah menunjukkan hasil karyanya, serta berpotensi untuk berkembang. Melalui kompetisi tersebut, penghargaan diberikan kepada mereka yang mampu menunjukkan prestasi dan kreativitas, serta mampu menghasilkan nilai inovasi.

Diharapkan, usaha yang dijalani mampu bertahan, berkembang dan berkelanjutan. “Kegiatan ini berpotensi untuk menciptakan lapangan kerja baru dan peduli terhadap lingkungan. Diharapkan juga mampu mendorong munculnya inisiatif usaha yang terkait, di Kabupaten Kendal,” ujarnya. (Batik Cirebon)

Wednesday, March 25, 2015

Batik Cirebon - Batik di New York yang Dikenakan Cinta Laura Ini Mengagumkan

Batik Cirebon - Indah!!. Tersebut banyak komentar yang dialamatkan ke baju pesta yang dikenakan artis Cinta Laura ini dalam satu acara fesyen yang diselenggarakan di New York akhir minggu ini.

Batik Cirebon - Cinta ada disini isi akhir pekannya di negeri Paman Sam itu. Serta banyak juga yang demikian meyakini bila ini yaitu salah satu design berbahan batik yang turut menyemarakkan peragaan itu.

Batik Cirebon - Itu karena tidak cuma gaun ini didominasi bahan hitam yang non batik, namun juga karena motif batik ini tak umum.

Cinta Laura mengakui sangatlah bangga kenakan rancangan desainer Michelle Tjokrosaputro yang juga bermukim di New York sana.

“Momen yang mengasyikkan di acara J Spring Fashion Show. Terima kasih untuk Michelle untuk koleksi batiknya yang mempesona ini, ” tutur Cinta, seperti dikutif di instagramnya. ( Batik Cirebon )

Tuesday, March 24, 2015

Batik Cirebon - Perajin Batik Magelang Kembangkan Pewarna Alami

Batik Cirebon - Perajin batik di Dusun Pending Wetan, Desa Girirejo, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah berinovasi mengembangkan pewarna alami untuk menghasilkan produk kain batik yang ramah lingkungan.

Seorang perajin batik, Sylvia Eriana di Magelang, Sabtu mengatakan, bahan pewarna alam yang digunakan antara lain daun mangga, daun putri malu, daun sawo hijau, daun jambu biji, kulit kayu mahoni, kayu tingi, kayu tegeran, kayu jambal, kulit jalawe, dan daun indigovera.

"Kami mulai merintis usaha batik sejak 2011 dengan memanfaatkan ketersediaan bahan alam untuk pewarnaan yang dituangkan dalam karya kreativitas batik," katanya.

Ia mengatakan, untuk memberikan kepuasan pelanggan terhadap pelanggan, desain motif adalah desain motif pribadi yang dipadukan dengan warna-warna alam sehingga merupakan karya-karya "limted edition" berupa kain batik yang unik dan elegan.

"Selama ini kami hanya memproduksi kain batik dari bahan pewarna alam, jadi warna alam itulah yang dieksploitasi sehingga menciptakan kreasi kain warna alam yang kemudian orang mengenal kain tersebut dengan istilah kain krenova warna alam," katanya.

Batik Cirebon - Ia mengatakan kain batik dan kain krenova warna alam yang dihasilkan oleh tangan-tangan kreatif orang Magelang asli yang mempunyai dedikasi tinggi untuk meningkatkan dan memajukan batik asli Magelang.

"Tidak hanya dapat dipakai di industri fashion tetapi sebagai kain yang dihaslkan dari bahan warna alam yang ramah lingkungan diharapkan menjadi inspirasi bahwa warna alam menyuguhkan warna-warna indah yang tidak kalah dengan bahan pewarna sintetis," katanya.

Ia mengatakan batik dengan bahan pewarna alam banyak peminatnya, hingga saat ini pemasarannya antara lain Semarang, Jakarta, Riau, dan Kalimantan.

"Harga kain batik dengan bahan pewarna alam dengan paling murah Rp200 ribu per lembar hingga jutaan rupiah per lembar," katanya.( Batik Cirebon )

Monday, March 23, 2015

Batik Cirebon - Aura Kasih Ingin Menggunakan Batik Pada Saat Pernikahan

Batik Cirebon
Aura Kasih Saat Menggunakan Kebaya dan Batik
Batik Cirebon - Penampilan Aura Kasih terlihat berbeda ketika mengisi sebuah acara Wedding Exhibition lalu. Dara cantik itu memakai busana batik yang membuatnya semakin terlihat anggun.

Aura Kasih sendiri ternyata merasa sangat senang dengan berpenampilan ala putri Indonesia tersebut. Hal itu diungkapkannya ketika ditemui dalam sebuah kesempatan di Balai Sudirman, Tebet, Jakarta Selatan pada (22/3).

"Aku senang banget apalagi tema Indonesia. Karena wedding tradisional ya, pakai batik, senang banget," ujar pelantun lagu Mari Bercinta tersebut.

Batik Cirebon - Bukan hanya merasa senang, memakai batik kebaya lengkap dengan sanggul dianggapnya mampu membangkitkan inner beauty seseorang. Alasan itulah yang membuatnya excited banget dengan penampilannya kali ini.

"Pasti ya. Karena aku sanggulan, full make-up sama pakai kebaya. Aku memang nyaman pakai baju batik atau yang tradisional ya aku suka banget dan inner beauty-nya bakal keluar sendiri," ujar Aura Kasih.

Namun, penampilan anggunnya kali ini sepertinya belum menjadi sebuah inspirasi untuk pernikahannya kelak. "Yang pasti aku memang suka baju-baju tradisional. Batik suka banget. Kalau terinspirasi belum tahu ya. Nikahnya aja juga belum tahu kapan," pungkas artis yang dikabarkan dekat dengan Glenn Fredly tersebut. ( Batik Cirebon )